Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh “stakeholder pendidikan” Jawa Barat dalam mendukung kebijakan pembangunan pendidikan di Jawa Barat. Heryawan memujinya sebagai langkah tak kenal lelah dalam memajukan pendidikan di Jawa Barat. Apalagi pendidikan yang maju dan berkualitas menjadi komitmen dan tujuan bersama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Pemprov. Jabar dalam rangka penanganan bencana gempa untuk tahap rekontruksi dan rehabilitasi, kini sudah mempersiapkan dana sebesar Rp.250 milyar. Dana tersebut ditargetkan dalam hitungan 2 hari kedepan dapat dicairkan, ungkap Kepala Bappeda Jabar, Denny Djuanda dalam keterangannya kepada wartawan (29/9) usai mengikuti rakor penanganan bencana di Posko Penanganan Bencana, Jalan Diponegoro Kota Bandung.
Proses perencanaan dan pengambilan keputusan dalam program pembangunan kerapkali dilakukan dari atas ke bawah (`top-down`). Rencana program pengembangan masyarakat biasanya dibuat di tingkat pusat (atas) dan dilaksanakan oleh Instansi Propinsi dan Kabupaten. Masyarakat sering kali diikutkan tanpa diberikan pilihan dan kesempatan untuk memberi masukan. Hal ini biasanya disebabkan adanya anggapan untuk mencapai efisiensi dalam pembangunan bagi masyarakat, masyarakat tidak mempunyai kemampuan untuk menganalisa kondisi dan merumuskan persoalan serta kebutuhan-kebutuhannya. Dalam visi ini masyarakat ditempatkan pada posisi yang membutuhkan bantuan dari luar. Program yang dilakukan dengan pendekatan dari atas ke bawah sering tidak berhasil dan kurang memberi manfaat kepada masyarakat, karena masyarakat kurang terlibat sehingga mereka merasa kurang bertanggung jawab terhadap program dan keberhasilannya.